Nyang lucu-lucu
Februari 11, 2008 at 7:10 am Tinggalkan Komentar
Pulang dan Pergi Membutuhkan Waktu yang Berbeda
Category: Humor Umum
Seorang yang sedang mabuk naik kereta di Limerick bertanya pada petugas soal lama perjalanan dari Limerick ke Cork,
“Sekitar dua jam,”jawab petugas.
“Kalau begitu, berapa lama perjalanan dari Cork ke Limerick?” tanya orang mabuk itu lagi.
“Ya sama; dua jam,” jawab petugas itu kesal. “Apa yang membuatmu berpikir kalau perjalanan dari Limerick ke Cork dan dari Cork ke Limerick itu membutuhkan waktu yang berbeda?”
Orang mabuk itu menatapnya. “Hanya seminggu dari hari Natal ke Tahun Baru, namun dari Tahun Baru ke hari Natal itu rasanya sangat lama sekali…, ya kan?! Beda kan?!”
Sent by: e-ketawa on Feb 11th, 2008 | Rate it and send to friend
Adik Datang Dari Surga
Category: Humor Umum
Adik kedua Joni baru saja lahir dan menangis dengan suara yang amat keras.
Dengan agak jengkel karena sedikit iri, Jonny bertanya kepada ayahnya, “Adek itu datang dari mana sih, Pa?”
“Dia datang dari surga, Jon,” kata ayahnya.
Joni berkata, “Ohh …, pantes …! Aku ngerti sekarang kenapa dia dibuang dari surga, suaranya kenceng banget sihh!”
Sent by: e-ketawa on Feb 10th, 2008 | Rate it and send to friend
Efek Samping dari Urbanisasi
Category: Humor Umum
Sebuah keluarga, baru sehari tinggal di kota. Sebelumnya, mereka tinggal di desa.
Pagi-pagi benar, anak mereka yang berusia tiga tahun lari ke kamar orang tuanya dan membangunkan mereka.
Si ibu memakaikannya baju dan menyuruhnya main di halaman.
Dua puluh menit kemudian, ia pulang ke rumah.
“Bu, Bu,” teriaknya, “semua rumah di sini punya bel pintu – dan semua bel itu bunyi!”
Sent by: e-ketawa on Feb 10th, 2008 | Rate it and send to friend
Komentar Mengenai Rumah Baru
Category: Humor Umum
Ketika keluarga Hadi pindah ke rumah baru, seorang kerabat yang berkunjung bertanya pada Semi yang berusia lima tahun, “Apa kamu suka rumah barunya.”
“Bagus sekali rumah ini!” katanya.
“Aku punya kamar sendiri, Miki punya kamar sendiri, dan Jimi punya kamar sendiri. Tapi kasihan Ibu, ia masih sekamar dengan Ayah!”
Sent by: e-ketawa on Feb 9th, 2008 | Rate it and send to friend
Menjadi Wakil Presiden di Perusahaan
Category: Humor Umum
Sam sangat senang karena ia naik jabatan menjadi wakil presiden di perusahaan di mana ia bekerja dan terus membanggakannya selama berminggu-minggu pada istrinya.
Akhirnya, istrinya tak tahan dan berkata padanya, “Dengar, naik jabatanmu itu bukan apa-apa! Perusahaanmu itu bahkan punya wakil presiden untuk departemen buah apel di toko grosir!”
“Apa iya?” katanya. Lalu Sam ke toko grosir.
Sam berkata pada penjaga toko, “Apa aku bisa bicara dengan wakil presiden departemen buah apel?”
Penjaga toko menjawabnya, “Apel kaleng atau apel beku?”
Sent by: e-ketawa on Feb 9th, 2008 | Rate it and send to friend
Entry filed under: Uncategorized. Tags: .



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed